Jumat, 02 September 2016

Materi Administrasi Basis Data

ARSITEKTUR DBMS ENTERPRISE

1.Pengertian DBMS
  DBMS merupakan item item mengenai kejadian,aktivitas dan transaksi di rekam ,di klasifikasikan,dan namun tidak di organisasikan untuk semua makna spesifik. Data base merupakan tempat untuk mengelola data ,data sendiri dapat diartikan sebagai refresentasi fakta dunia nyata. Sedangkan DBMS (Data Base Manajement System) merupakan suatu sistem perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk membuat ,memelihara,mengontrol,dan mengakses data base secra efektif dan efisien.





2.Contoh contoh DBMS
   a.BD2
   b.Microsoft SQL server
   c.Oracle
   d.Sybase
   e.Interbase
   f.Teradata
   g.Firebird
   h.My SQL
   l.PostgreSQL

3.Komponen Arsitektur DBMS Enterprise
  a.Data Dictionary adalah sebuah Repository yang menyimpan data Definition dan Descripsi dari            struktur data di dalam database.
  b.DBMS Utilities Adalah Program yang memungkinkan user mengelola data dengan cara                      create,edit,delete data dan file.Di dalamnya termasuk data recovery dan back up.
  c.Report Generator Adalah program untuk menghasilkan laporan yang berasal dari data yang di              simpan.

4.Struktur Memori Arsitektur DBMS Enterprise
 a.Struktur Hirarki Digunakan dalam DBMS mainframe awal.Hubungan Records bentuk model               treelike .Struktur sederhana namun nom fleksibel karna hubungan terbatas pada hubungan satu ke       banyak IBM Sistem IMS dan Mobile RDM adalah contoh sistem basis data hirarki dengan                   beberapa hirarki atas data yang sama .
 b.Struktur jaringan
 c.Struktur relasional
 d.Struktur Multidimensi

5.Proses proses DBMS Enterprise
 A.Mendefinisikan kebutuhan (Requirements Definition)
         Tujuanya: Untuk mengidintifikasi dan mendeskripsikan data yang dibutuhkan oleh user dalam         sebuah organisasi.
    Penjabaranya adalah:
   1.Mendefinisikan kebutuhan data
        -pengumpulan informasi
        -domain conestraint
        -refrensian intergrity
        -other business rules
   2.Menentukan ruang lingkup
   3.Pemilihan metodologi
        -mengidentifikasi user views
        -model data struktur
        -model data base contraint
B.Rancangan Konseptual(Conceptual Design)
         Tujuanya : Untuk membuat sebuah model data konseptual (arsitektur informasi) yang akan              mendukung perbedaan kebutuhan informasi dari beberapa user dalam sebuah organisasi.
C.Rancangan Implementasi (Implementation Design)
          Tujuannya: Untuk memetakan model data logis(logical data model) kedalam sebuah skema            yang dapat diproses oleh DBMS tertentu melalui transformasi ERD ke relasi..
D.Rancangan Fisik(Physical Design)
          Pada tahap terakhir ini,logical database struktured (normalized relation,trees,network,dan lain        lain) di petakan menjadi physical storage strukture seperti file dan tabel.
     Rancanganya seperti:
          -Model detail oleh Database Specialist
          -Diagram Entity-Relationship
          -Normalisasi
          -Spesifikasi Hardware Atau Software
E.Langkah Perbaikan(Stepwise Refinement)
           Keseluruhan proses perancangan pada perancangan database harus dipandang sebagai satu             langkah perbaikan,dimana perancangan pada setiap tahapan  di perbaiki secara progresif melalui         perulangan (iteration). Langkah perbaikan harus dilakukan pada bagian akhir setiap tahapan                 sebelum melangkah ke tahapan berikutnya.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar